Tim PKM Prodi Pendidikan Kimia Unesa Latih Guru SIKL dalam Penyusunan LKPD Berbasis Project Based Learning
Pada 26 April 2024, Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dari Prodi S1 Pendidikan Kimia Universitas Negeri Surabaya (Unesa) berangkat pukul 05.00 WIB menuju Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL), Malaysia, membawa semangat pengabdian dan ilmu pendidikan. Tim ini bekerja sama dengan guru-guru dan relawan yang berada di bawah naungan SIKL untuk memberikan pelatihan Penyusunan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Project Based Learning (PjBL) sebagai bagian dari implementasi Kurikulum Merdeka.
Sejak berdiri pada 10 Juli 1969, SIKL telah menjadi garda terdepan diplomasi pendidikan Indonesia di Malaysia. Sekolah ini konsisten menerapkan kurikulum Indonesia dan menjadi tempat strategis untuk mengembangkan sumber daya manusia Indonesia di luar negeri. Namun, dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka, SIKL belum sepenuhnya mendapatkan pelatihan menyeluruh, khususnya terkait pembelajaran berbasis proyek. Salah satu kebutuhan mendesak adalah kemampuan guru dalam menyusun LKPD berbasis proyek agar pembelajaran lebih aktif, kreatif, dan kontekstual bagi peserta didik.
Pelatihan yang dilaksanakan menekankan kegiatan IPA sederhana menggunakan bahan dan peralatan yang mudah diperoleh sehari-hari. Hal ini memungkinkan guru-guru untuk langsung menerapkan proyek di kelas dengan mudah. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 30 peserta, terdiri dari guru SIKL, serta relawan dari SB (Sanggar Bimbingan), ICC (Indonesian Community Center), dan PPWNI (Pusat Pendidikan Warga Indonesia), yang semuanya berada di bawah naungan SIKL.
Dalam pelatihan ini, tim PKM dibimbing oleh beberapa dosen dari Prodi Pendidikan Kimia UNESA, antara lain Prof. Dr. Utiya Azizah, M.Pd., Dr. Rusmini, S.Pd., M.Si., dan Bertha Yonata, S.Pd., M.Pd.. Mereka secara aktif memberikan arahan, mendemonstrasikan cara menyusun LKPD berbasis proyek, serta membimbing guru-guru dalam merancang indikator penilaian yang sesuai dengan Kurikulum Merdeka.
Hasil pelatihan menunjukkan antusiasme yang tinggi dari para peserta. Guru-guru merasa kegiatan ini sangat bermanfaat untuk pengembangan metode pembelajaran di sekolah. Beberapa guru menyatakan bahwa pelatihan ini membuka wawasan baru mengenai cara membuat pembelajaran lebih menarik dan aplikatif bagi siswa. Mereka juga menyambut baik kesempatan untuk menularkan pengetahuan yang diperoleh kepada rekan sejawat yang tidak dapat hadir dalam pelatihan.
Pesan dan kesan peserta menunjukkan dampak positif dari kegiatan ini:
“Pelatihan ini sangat inspiratif. Metode Project Based Learning membuat pembelajaran lebih hidup dan mudah diterapkan di kelas,” ujar salah satu guru SIKL.
“Kami senang bisa belajar langsung dari tim PKM Unesa. Ilmu yang diperoleh tidak hanya berguna bagi kami, tetapi juga bisa dibagikan ke guru lain,” tambah peserta lainnya.
Kegiatan
ini menjadi bukti komitmen Prodi S1 Pendidikan Kimia Unesa dalam mendukung pendidikan
berkualitas bagi warga Indonesia di luar negeri, sekaligus memperkuat
implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah-sekolah Indonesia di luar negeri.
Salam hangat juga disampaikan untuk seluruh saudara yang sedang berjuang di Negeri Jiran Malaysia, semoga ilmu yang dibagikan dapat terus memberi manfaat bagi generasi muda Indonesia di mana pun berada.
Dokumentasi video Kegiatan dapat dilihat melalui: