KUALIFIKASI PROFIL LULUSAN S1-PENDIDIKAN KIMIA

Profil lulusan dan kualifikasi Program Sarjana Pendidikan Kimia (Bachelor of Education in Chemistry) FMIPA UNESA dikembangkan berdasarkan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN DIKTI) tahun 2014, melalui hibah Program Learning Outcomes (PLO) dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi) sebagaimana tercantum dalam Self Assessment Report untuk Akreditasi ASIIN tanggal 31 Desember 2016.


Kegiatan pengembangan tersebut diawali dengan Workshop PLO yang berlandaskan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI/IQF) dan Outcome-Based Education (OBE). Kegiatan ini melibatkan pengelola Program Sarjana Pendidikan Kimia (BEC), pengelola PPG, dan Program Magister Pendidikan Kimia di FMIPA UNESA, mahasiswa, tenaga kependidikan, alumni, hasil tracer study, laporan Program Pengenalan Lapangan Sekolah (PLP), serta pengguna lulusan (sekolah).


Implementasi OBE di BEC UNESA didasarkan pada Surat Edaran BAN-PT Nomor 4 Tahun 2017 tentang instrumen akreditasi berbasis luaran (outcome-based accreditation system). Yang dimaksud dengan akreditasi berbasis luaran adalah bahwa akreditasi program studi (APS) berfokus pada capaian pembelajaran lulusan, sedangkan akreditasi perguruan tinggi (APT) berfokus pada pencapaian visi, misi, dan tujuan perguruan tinggi.


Profil Kualifikasi UPCE menjabarkan kemampuan inti dan atribut profesional yang diharapkan dimiliki lulusan setelah menyelesaikan program. Sebagai bagian dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), UPCE membekali calon pendidik kimia dengan penguasaan keilmuan kimia yang kuat, kompetensi pedagogik, keterampilan laboratorium, serta sikap ilmiah yang bertanggung jawab. Profil ini selaras dengan tujuan institusi dan menjadi dasar dalam pengembangan Program Educational Objectives (PEOs) dan Program Learning Outcomes (PLOs).

1. Pendidik Kimia

Lulusan yang mampu menangani permasalahan pembelajaran kimia secara komprehensif, mengerjakannya secara individu, berkelompok maupun klasikal, serta memberikan pembelajaran kimia yang bermutu dan berkelanjutan yang dilaksanakan di dalam kelas atau institusi berdasarkan data dan analisis ilmiah.

2. Pengelola Institusi Pendidikan

Lulusan yang memiliki kompetensi mengelola institusi formal maupun non formal

3. Asisten Peneliti

Peneliti muda di bidang pendidikan kimia, yang mampu mengembangkan diri secara tepat sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta kebutuhan pembangunan melalui peningkatan ilmu pengetahuan dan penelitian

4. Wirausahawan

Lulusan memiliki kepekaan terhadap kebutuhan perkembangan iptek sehingga memiliki kreativitas dan inovasi untuk melakukan perubahan dan memberikan solusi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran kimia.