Wujudkan Pendidikan Berkualitas: Mahasiswa PLP Universitas Negeri Surabaya, Menciptakan Suasana Mindful Learning Kimia Siswa Kelas X-6 pada Materi Molaritas
Kegiatan Pengenalan Lingkungan Persekolahan (PLP) yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Surabaya menjadi salah satu wadah bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman nyata dalam menghadapi lingkungan persekolahan yang sesungguhnya. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar mengenai administrasi dan budaya sekolah, tetapi juga berlatih merancang serta melaksanakan pembelajaran yang inovatif, kreatif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik di sekolah.
Salah satu kegiatan PLP yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Lamongan dilakukan oleh mahasiswa PLP, yaitu Dhini Ainul Fithrotinnisa’, Inert Nadiyah Indraswari, dan Eka Zafani Ramadhani yang dibimbing oleh Dosen Pamong Ibu Dr. Amiq Fikriyati, M.Pd., serta Guru Pamong Kimia Bapak Manshur, S.Pd., M.M.Pd. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa PLP melaksanakan pembelajaran kimia pada materi molaritas di kelas X-6 yang berjumlah 36 siswa dengan menerapkan pembelajaran terintegrasi Mindful Learning menggunakan LKPD berbasis PhET Interactive Simulations.
Pembelajaran yang diterapkan berfokus pada pengembangan suasana Mindful Learning yang mencakup beberapa indikator, yaitu fokus atensi, kesadaran diri dalam belajar, refleksi diri, empati kolaboratif, keterbukaan terhadap ide baru, serta keterlibatan aktif peserta didik selama proses pembelajaran berlangsung. Melalui pendekatan tersebut, siswa tidak hanya diajak memahami konsep molaritas secara teoritis, tetapi juga dilatih untuk lebih sadar terhadap proses belajar yang mereka alami.
Dokumentasi
Siswa Mengerjakan LKPD Berbasis Phet Interactive Simulations terintegrasi
Mindful Learning
Sumber: Dokumentasi Pribadi
LKPD berbasis PhET Interactive Simulations yang dikembangkan digunakan untuk membantu siswa memahami hubungan antara jumlah zat, volume larutan, dan konsentrasi secara lebih visual dan interaktif. Dengan simulasi tersebut, siswa dapat melakukan eksplorasi secara mandiri melalui percobaan virtual sehingga konsep molaritas menjadi lebih mudah dipahami. Selain itu, kegiatan diskusi kelompok juga mendorong siswa untuk saling bertukar pendapat, menghargai ide teman, serta aktif menyampaikan hasil pengamatannya.
|
|
|
|
Media
LKPD Berbasis Phet Interactive Simulations Terintegrasi Mindful Learning Sumber:
Pribadi |
|
Beberapa peserta didik memberikan tanggapan positif terhadap penggunaan simulasi PhET Interactive Simulations dalam pembelajaran kimia. Salah satu peserta didik menyampaikan, “Menurut saya, pakai simulasi PhET Interactive Simulations itu bikin belajar jadi lebih kebayang. Awalnya aku agak bingung soal hubungan jumlah zat, volume, dan konsentrasi, tapi setelah coba sendiri di simulasi jadi lebih paham.”
Peserta
didik lainnya juga menyampaikan, “Simulasi PhET sangat membantu karena saya
bisa melihat langsung perubahan konsentrasi saat jumlah zat atau volume diubah,
sehingga lebih mudah memahami hubungan ketiganya.” Selain itu, terdapat pula
respon lain yang menyatakan, “Belajar pakai simulasi juga lebih seru karena
bisa langsung coba-coba sendiri, jadi nggak cuma dengar penjelasan.”
Dhini
Ainul Fithrotinnisa’ selaku mahasiswa PLP menyampaikan bahwa pembelajaran yang
dikembangkan diharapkan mampu meningkatkan kualitas keterlibatan peserta didik
selama proses belajar berlangsung. “Harapannya pembelajaran terintegrasi Mindful
Learning menggunakan LKPD berbasis PhET Interactive Simulations ini dapat
menumbuhkan keaktifan peserta didik dalam belajar, meningkatkan kesadaran diri
selama proses pembelajaran, melatih peserta didik untuk lebih terbuka terhadap
ide dan pendapat teman saat diskusi kelompok, serta membantu siswa memahami
konsep kimia dengan lebih bermakna dan menyenangkan,” ujarnya.
Kegiatan
pembelajaran yang telah dilaksanakan beserta LKPD yang dikembangkan memperoleh
respons positif dari siswa kelas X-6 SMA Negeri 1 Lamongan. Kehadiran LKPD
berbasis PhET Interactive Simulations yang terintegrasi dengan pendekatan Mindful
Learning diharapkan dapat menjadi salah satu inovasi pembelajaran yang
mendukung fasilitas belajar di sekolah serta membantu peserta didik menjadi
lebih aktif, reflektif, dan sadar dalam proses pembelajaran kimia.
Implementasi pembelajaran ini juga sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4, yaitu pendidikan berkualitas, melalui penyediaan pembelajaran yang inovatif, inklusif, dan berorientasi pada pengembangan keterampilan abad ke-21. Selain itu, kegiatan ini turut mendukung visi Program Studi S1 Pendidikan Kimia UNESA dalam mengembangkan pendidikan dan pembelajaran kimia yang adaptif, inovatif, dan kolaboratif dengan memanfaatkan media Teknologi Informasi dan Komunikasi berbasis edu-ecopreneurship untuk menghasilkan lulusan yang memiliki keterampilan abad ke-21 serta memperoleh rekognisi internasional.
Penulis: Dhini Ainul Fithrotinnisa
Editor: Amiq Fikriyati