Mahasiswa S1 Pendidikan Kimia UNESA Ikuti Program TEEP di Chang Gung University, Taiwan
Taiwan - Mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Universitas Negeri Surabaya (UNESA), berkesempatan mengikuti Taiwan Experience Education Program (TEEP) di Chang Gung University, Taiwan. Program internasional yang berlangsung selama kurang lebih tiga bulan ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman akademik, penelitian, serta interaksi lintas budaya dalam lingkungan perguruan tinggi internasional.
Keikutsertaan dalam program TEEP diawali dari informasi yang dipublikasikan melalui Unesa Global Engagement (UGE). Setelah melalui proses pendaftaran dan wawancara, mahasiswa dinyatakan lolos seleksi pada 22 Agustus 2025. Selanjutnya, berbagai persiapan dilakukan sebelum keberangkatan, mulai dari pengurusan paspor dan visa, medical check-up, asuransi perjalanan, hingga dokumen pendukung program. Mahasiswa kemudian berangkat menuju Taiwan pada 29 Oktober 2025 untuk memulai rangkaian kegiatan TEEP di Chang Gung University.
Memperoleh Pengalaman Riset di Laboratorium
Salah satu kegiatan utama selama mengikuti TEEP adalah internship di laboratorium Chang Gung University. Kegiatan laboratorium secara resmi dimulai pada 10 November 2025 dengan pendampingan mahasiswa doktoral yang berperan sebagai tutor selama pelaksanaan kegiatan penelitian.
Pada tahap awal, mahasiswa mempelajari pembuatan Luria-Bertani (LB) medium yang digunakan dalam kegiatan mikrobiologi. Tutor memberikan penjelasan dan demonstrasi mengenai prosedur laboratorium, mulai dari persiapan alat dan bahan hingga penerapan teknik kerja yang tepat. Setelah mengikuti demonstrasi, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk melaksanakan prosedur secara mandiri di bawah bimbingan tutor.
Selain pembuatan media, mahasiswa juga memperoleh pengalaman melakukan berbagai aktivitas laboratorium, termasuk SDS gel preparation dan Bradford assay. Keterlibatan secara langsung dalam aktivitas tersebut memberikan pengalaman belajar yang berbeda karena mahasiswa tidak hanya mempelajari prosedur, tetapi juga beradaptasi dengan budaya kerja, standar keselamatan, ketelitian, dan praktik penelitian di lingkungan laboratorium internasional.
Mengenal Indonesia melalui Kegiatan Internasional
Pengalaman selama berada di Taiwan tidak hanya berlangsung di laboratorium. Pada 8 November 2025, mahasiswa mengikuti Dialog Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Taiwan di Chang Gung University.
Kegiatan tersebut membahas refleksi kepemimpinan, nasionalisme, serta dinamika Indonesia dan turut dihadiri perwakilan Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei. Forum ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk berinteraksi dengan masyarakat akademik Indonesia di Taiwan sekaligus memperluas wawasan mengenai peran mahasiswa Indonesia di lingkungan global.
Pengalaman lintas budaya semakin diperkuat melalui keikutsertaan dalam Sport Day 2025 Chang Gung University pada 15 November 2025. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa terlibat bersama tim Indonesia pada bazar internasional dengan membantu menyiapkan dan memperkenalkan makanan khas Indonesia kepada mahasiswa serta pengunjung dari berbagai negara.
Keterlibatan tersebut menjadi pengalaman berharga dalam membangun komunikasi dan kolaborasi lintas budaya sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia di lingkungan internasional.
Selama tinggal di Taiwan, mahasiswa juga berkesempatan membangun jejaring dengan mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Chang Gung University. Salah satunya melalui kegiatan rutin komunitas muslimah yang diikuti sejak 22 November 2025. Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk berinteraksi, berbagi pengalaman, serta membangun kebersamaan dengan mahasiswa Indonesia dari berbagai latar belakang.
Keikutsertaan mahasiswa S1 Pendidikan Kimia UNESA dalam Taiwan Experience Education Program menunjukkan pentingnya pengalaman belajar yang melampaui ruang perkuliahan. Melalui aktivitas laboratorium, interaksi akademik, kegiatan internasional, dan kehidupan lintas budaya, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kompetensi akademik sekaligus kemampuan adaptasi, komunikasi, kemandirian, dan kolaborasi dalam lingkungan global.
Pengalaman tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Program Studi S1 Pendidikan Kimia UNESA dalam mendorong mahasiswa untuk memperoleh international exposure, memperluas jejaring akademik, serta mengembangkan kompetensi yang dibutuhkan untuk berkontribusi dalam komunitas akademik di tingkat nasional maupun internasional.