Mahasiswa S1 Pendidikan Kimia Mulai PLP, Diterjunkan ke Puluhan Sekolah Mitra
Surabaya, 09 Februari 2026 — Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Kimia resmi dimulai. Sebanyak 131 mahasiswa diterjunkan ke berbagai sekolah mitra jenjang SMA/MA/SMK di wilayah Surabaya dan sekitarnya.
Pada hari pertama pelaksanaan
PLP, mahasiswa melaksanakan pengenalan lingkungan sekolah, observasi kultur
akademik, serta koordinasi awal dengan guru pamong dan pihak sekolah. Kegiatan
ini menjadi tahap awal bagi mahasiswa untuk memahami kondisi nyata pembelajaran
sebelum terlibat langsung dalam praktik mengajar.
Ketua Program Studi S1
Pendidikan Kimia, Prof. Dr. Utiya Azizah, M.Pd., menyampaikan bahwa PLP
merupakan bagian penting dalam proses pembentukan calon guru kimia yang
profesional dan adaptif terhadap dinamika pendidikan di sekolah.
“PLP memberikan pengalaman autentik kepada mahasiswa untuk memahami ekosistem pendidikan secara utuh, mulai dari budaya sekolah, karakter peserta didik, hingga praktik pembelajaran yang berlangsung di kelas,” ujar Prof. Utiya.
Ia menambahkan bahwa
pengalaman lapangan tersebut diharapkan mampu menjembatani teori yang diperoleh
mahasiswa di bangku perkuliahan dengan praktik pembelajaran kimia di sekolah,
sehingga berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan.
Mahasiswa S1 Pendidikan Kimia
ditempatkan di lebih dari 40 sekolah mitra, di antaranya SMAN 6
Surabaya, SMAN 7 Surabaya, SMAN 9 Surabaya, SMAN 19 Surabaya, SMA Labschool
UNESA, MAN 2 Gresik, SMAN 16 Surabaya, serta sejumlah sekolah di luar Surabaya
seperti SMAN 1 Lamongan, MAN 8 Jombang, dan IIBS Thursina Malang. Penempatan di
berbagai sekolah ini memberikan pengalaman lapangan yang beragam sesuai dengan
karakteristik masing-masing satuan pendidikan.
Sementara itu, Ketua Seksi PLP
dan Asistensi Mengajar UNESA sekaligus dosen Prodi Pendiidkan Kimia, Dr.
Rusly Hidayah, S.Si., M.Pd., menjelaskan bahwa pelaksanaan hari pertama PLP
difokuskan pada observasi dan adaptasi mahasiswa terhadap lingkungan sekolah.
“Mahasiswa diarahkan untuk melakukan observasi menyeluruh terhadap proses pembelajaran, manajemen kelas, serta karakter peserta didik. Tahap awal ini sangat penting sebagai dasar perencanaan pembelajaran dan praktik mengajar berikutnya,” jelasnya.
Menurutnya, pelaksanaan PLP
tidak hanya bertujuan melatih keterampilan pedagogik mahasiswa, tetapi juga
membentuk etika profesi, kemampuan komunikasi, serta tanggung jawab sosial
sebagai calon pendidik. Melalui kegiatan ini, perguruan tinggi turut berkontribusi
dalam mendukung upaya peningkatan kualitas pendidikan yang inklusif dan
berkelanjutan, sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan di bidang
pendidikan.
Melalui pelaksanaan PLP ini, Program Studi S1 Pendidikan Kimia berharap mahasiswa memperoleh pengalaman nyata di dunia persekolahan serta siap berkontribusi dalam peningkatan mutu pembelajaran kimia di sekolah.
Daftar nama mahasiswa PLP dan Mitra Sekolah dapat di lihat DISINI.