Mahasiswa Pendidikan Kimia UNESA Kembangkan SmartLab17 untuk Mendukung Digitalisasi Laboratorium Kimia di SMA Negeri 17 Surabaya
Surabaya – Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP)
merupakan salah satu mata kuliah praktik kependidikan yang memberikan
pengalaman nyata kepada mahasiswa calon guru untuk mengenal lingkungan sekolah,
memahami budaya kerja pendidik, serta berpartisipasi dalam berbagai kegiatan
yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa
tidak hanya mengamati proses pembelajaran dan administrasi sekolah, tetapi juga
mengimplementasikan program yang memberikan dampak nyata bagi sekolah mitra.
Pada pelaksanaan PLP tahun akademik 2025/2026, mahasiswa
Program Studi S1 Pendidikan Kimia FMIPA Universitas Negeri Surabaya (Unesa)
melaksanakan kegiatan di SMA Negeri 17 Surabaya di bawah bimbingan Prof. Dr.
Mitarlis, S.Pd., M.Si. selaku dosen pamong serta Ibu Dra. Pipik Maria
Poespitawati, M.M. dan Ibu Linda Wirianty, M.Pd. selaku guru pamong. Kegiatan
ini dilaksanakan oleh tim mahasiswa yang terdiri atas Nymas Meylanie Z.Z.,
Ayesha Ambarany Wibowoputri, Amalia Puspita Dewi, dan Muh. Aditya Rajasa.
Gambar
1. Kelompok PLP SMAN 17 Surabaya dengan Peserta Didik
Dok.
Sumber Pribadi
Salah satu luaran utama mini proyek yang dihasilkan dalam
kegiatan PLP ini adalah Website
Digital Inventaris Laboratorium Kimia (SmartLab17). Website ini dikembangkan sebagai solusi digital untuk membantu
pengelolaan inventaris alat dan bahan laboratorium secara lebih efektif,
efisien, dan terintegrasi. SmartLab17 dilengkapi dengan berbagai fitur seperti
pendataan alat dan bahan laboratorium, pencarian inventaris, pengelompokan
kategori alat dan bahan, dokumentasi inventaris, monitoring stok, serta penyajian data secara digital. Kehadiran website ini diharapkan dapat membantu
laboran dan guru dalam mengelola inventaris laboratorium secara lebih
sistematis, akurat, dan terdokumentasi dengan baik.
Gambar
2. Website SmartLab17
Dok.
Sumber Pribadi
Gambar
3. Sosialisasi Mini Proyek dengan Peserta Didik
Dok.
Sumber Pribadi
Sebagai upaya untuk memastikan keberlanjutan penggunaan
sistem yang telah dikembangkan, tim mahasiswa juga melaksanakan kegiatan
sosialisasi dan pelatihan penggunaan SmartLab17 kepada guru dan peserta didik. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan fitur-fitur website sekaligus memberikan pemahaman
mengenai cara pengoperasian sistem inventaris digital. Melalui sosialisasi
tersebut, pengguna diharapkan mampu memanfaatkan teknologi digital dalam
pengelolaan inventaris laboratorium sehingga proses administrasi dapat
dilakukan secara lebih cepat, akurat, dan efisien dibandingkan metode
pencatatan manual.
Gambar
4. Tata Kelola Alat dan Bahan Laboratorium
Dok.
Sumber Pribadi
Selain pengembangan sistem digital, tim mahasiswa juga
melaksanakan kegiatan penataan dan pengelolaan Laboratorium Kimia untuk
meningkatkan efektivitas penggunaan ruang dan inventaris laboratorium. Kegiatan
ini meliputi pengorganisasian alat dan bahan berdasarkan jenis dan fungsinya,
pelabelan inventaris, penataan ruang penyimpanan, serta pembersihan area
laboratorium. Penataan tersebut bertujuan untuk menciptakan lingkungan
laboratorium yang lebih rapi, terstruktur, dan mudah diakses sehingga dapat mendukung
kelancaran kegiatan praktikum serta mempermudah proses pengelolaan inventaris
oleh laboran maupun guru.
Gambar
5. Pemasangan Tata Tertib Laboratorium & B3
Dok.
Sumber Pribadi
Sebagai bentuk dukungan terhadap penerapan budaya
keselamatan kerja di laboratorium, tim mahasiswa juga menyusun dan memasang
poster Tata Tertib Laboratorium serta poster Bahan Berbahaya dan Beracun (B3).
Poster-poster tersebut dirancang secara informatif dan ditempatkan pada area
strategis laboratorium agar mudah dilihat oleh seluruh pengguna laboratorium.
Kehadiran media edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran peserta
didik, guru, dan laboran mengenai pentingnya mematuhi tata tertib laboratorium,
serta memahami penanganan bahan kimia berbahaya selama kegiatan praktikum
berlangsung.
Implementasi berbagai program tersebut memberikan dampak
positif bagi SMA Negeri 17 Surabaya. Dari aspek pengelolaan laboratorium,
keberadaan SmartLab17 membantu meningkatkan akurasi pencatatan inventaris,
mempermudah proses pencarian data alat dan bahan, serta mendukung pengelolaan
aset laboratorium secara lebih efektif dan efisien. Penataan ulang laboratorium
dan pelabelan inventaris juga memudahkan proses penyimpanan dan pemeliharaan
alat serta bahan laboratorium. Selain itu, pemasangan poster tata tertib dan B3
meningkatkan kesadaran warga sekolah terhadap pentingnya keselamatan kerja
selama kegiatan praktikum. Secara keseluruhan, program ini berkontribusi dalam
menciptakan lingkungan laboratorium yang lebih tertata, aman, nyaman, dan
mendukung kegiatan pembelajaran berbasis praktikum.
Kegiatan ini juga sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) 4,
yaitu menjamin pendidikan yang inklusif dan berkualitas serta mendukung
kesempatan belajar yang lebih baik bagi peserta didik. Melalui penguatan
pengelolaan laboratorium dan pemanfaatan teknologi digital, sekolah memperoleh
sarana pendukung yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran sains, khususnya
kimia. Selain itu, proyek SmartLab17 selaras dengan visi Program Studi S1
Pendidikan Kimia Unesa dalam mengembangkan pendidikan dan pembelajaran kimia
yang adaptif, inovatif, dan kolaboratif melalui pemanfaatan Teknologi Informasi
dan Komunikasi berbasis edu-ecopreneurship.
Pengembangan website inventaris
digital ini menjadi bukti nyata kontribusi mahasiswa Pendidikan Kimia Unesa
dalam menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan sekolah sekaligus
mengembangkan keterampilan abad ke-21 seperti literasi digital, kolaborasi,
komunikasi, kreativitas, dan pemecahan masalah. Melalui kolaborasi antara
mahasiswa, dosen, dan pihak sekolah, kegiatan PLP ini berhasil menghasilkan
inovasi yang tidak hanya memberikan manfaat nyata bagi sekolah mitra, tetapi
juga mendukung transformasi pendidikan yang berkualitas, berkelanjutan, dan
berbasis teknologi.