Mahasiswa Pendidikan Kimia FMIPA UNESA Raih Peringkat II dan III pada Yudisium ke-117
Surabaya,
Oktober 2025 — Dua mahasiswa Prodi Pendidikan Kimia FMIPA UNESA, Adellia Nur
Khasanah dan Aufar Fathoni, meraih peringkat terbaik pada Yudisium ke-117 yang
diselenggarakan oleh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)
Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Dalam momen bersejarah ini Prodi S1-Pendidikan
Kimia FMIPA UNESA berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan menempati peringkat
kedua dan ketiga terbaik tingkat fakultas.
🥈Peringkat
II: Adellia Nur Khasanah
Mahasiswi Adellia Nur Khasanah (NIM 21030194063) berhasil meraih IPK 3,86 dengan predikat Pujian (Cumlaude). Di bawah bimbingan Dr. Rusmini, S.Pd., M.Si., Adellia menyusun skripsi berjudul: “Pengembangan Media Tarik Benang Soal Berbasis Spinning Wheel pada Materi Struktur Atom untuk Melatih Keterampilan Komunikasi Peserta Didik.”
Penelitian
ini mengusung pendekatan inovatif dalam pembelajaran kimia, dengan
mengintegrasikan unsur permainan edukatif (gamification) berbasis spinning
wheel untuk meningkatkan keterampilan komunikasi ilmiah siswa. Karya
tersebut memperlihatkan bagaimana media sederhana dapat mengubah dinamika
pembelajaran di kelas menjadi lebih aktif dan kolaboratif.
Dalam
pesannya, Adellia menyampaikan refleksi inspiratif bagi mahasiswa lainnya:
“Selama kuliah, saya banyak mendapatkan pelajaran berharga tentang arti sebuah proses. Langkahnya memang tidak selalu mudah, terutama saat menyusun skripsi, namun setiap usaha dan doa pasti akan berbuah hasil. Ingatlah, masalah bukanlah hal yang harus dihindari, karena justru dari masalah kita belajar dan tumbuh. Teruntuk adik-adik mahasiswa yang masih berjuang, jangan pernah menyerah di tengah perjalanan menuju impian masing-masing. Nikmati setiap prosesnya, dan sadari bahwa banyak orang di luar sana ingin berada di posisi kalian saat ini. Percayalah, suatu hari nanti kalian juga akan berdiri di panggung wisuda dengan senyum bangga.”
🥉
Peringkat III: Aufar Fathoni
Mahasiswa
Aufar Fathoni (NIM 21030194010) juga meraih IPK 3,86 dengan predikat Pujian
(Cumlaude) dan menempati peringkat ketiga terbaik.
Dengan bimbingan Prof. Dr. Suyono, M.Pd., Aufar menyusun skripsi berjudul: “Pengembangan Lembar Aktivitas Peserta Didik untuk Meningkatkan Kemampuan Argumentasi pada Materi Faktor-Faktor yang Memengaruhi Laju Reaksi Melalui Model Pembelajaran Argument Driven Inquiry.”
Penelitiannya
berfokus pada penerapan model pembelajaran Argument Driven Inquiry (ADI) dalam
pembelajaran kimia. Model ini menekankan pentingnya proses berpikir kritis dan
penyusunan argumen berbasis data eksperimen. Pendekatan tersebut tidak hanya
meningkatkan kemampuan argumentasi ilmiah siswa, tetapi juga mendorong mereka
memahami sains sebagai proses penyelidikan yang rasional dan berbasis bukti.
Dalam
pesannya, Aufar menekankan makna kelulusan yang lebih dalam:
“Lulus S1 bukanlah akhir, tetapi awal penerapan apa yang telah didapatkan. Kuliah Pendidikan Kimia mengajarkan saya bahwa kimia tidak sekadar mempelajari ilmu sains, tetapi bagaimana ilmu tersebut dapat diajarkan, diterapkan, dan berdampak nyata dalam kehidupan sehari-hari.”
🎓
Lulusan Pendidikan Kimia UNESA: Unggul, Inovatif, dan Berdampak
Kedua mahasiswa tersebut merupakan representasi nyata kualitas lulusan Pendidikan Kimia FMIPA UNESA yang tidak hanya unggul dalam capaian akademik, tetapi juga berorientasi pada inovasi pembelajaran dan pengembangan karakter ilmiah.
Menurut dosen pembimbing, capaian ini menunjukkan bahwa mahasiswa Pendidikan Kimia UNESA telah mampu mengintegrasikan ilmu pengetahuan, keterampilan pedagogik, dan kreativitas dalam menghasilkan karya ilmiah yang relevan dengan tantangan pendidikan abad ke-21.
Pencapaian
Adellia dan Aufar diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus
berinovasi dan berkontribusi dalam dunia pendidikan sains, serta menjadi bukti
bahwa FMIPA UNESA konsisten mencetak pendidik kimia yang kompeten, reflektif,
dan berdampak bagi masyarakat.